Menurut ahli, tindakan pelecehan seksual bisa bermacam-macam, seperti kejahatan, kekerasan seksual, maupun pencabulan secara fisik. Dampak yang diberikan pada korban ialah cedera pada genital, penyakit kelamin, dan pada anak perempuan yang sudah mengalami menstruasi dapat terjadi kehamilan.
Bahkan, yang sangat memprihatinkan lagi dampak psikologis pada korban. Seorang anak atau korbannya dapat berubah menjadi anti sosial, mengunci diri, dan pendiam. Bahkan, ketika ia mulai beranjak remaja dan dewasa perlahan-lahan dapat terjadi kelainan pada perilaku seksualnya.
Data dari United Nations International Childrens Fund (UNICEF) melaporkan 12.000 sampai 22.000 anak dan wanita dari berbagai daerah di Indonesia setiap tahun diperdagangkan atau menjadi korban pelacuran di dalam dan luar negeri.
Bahkan, yang sangat memprihatinkan lagi dampak psikologis pada korban. Seorang anak atau korbannya dapat berubah menjadi anti sosial, mengunci diri, dan pendiam. Bahkan, ketika ia mulai beranjak remaja dan dewasa perlahan-lahan dapat terjadi kelainan pada perilaku seksualnya.
Data dari United Nations International Childrens Fund (UNICEF) melaporkan 12.000 sampai 22.000 anak dan wanita dari berbagai daerah di Indonesia setiap tahun diperdagangkan atau menjadi korban pelacuran di dalam dan luar negeri.
Hampir setiap hari ada saja pemberitaan mengenai pelecehan seksual dan kejadian itu mungkin ada di sekeliling kita. Nach, agar kita dapat mengantisipasinya kamu harus mengetahui apa yang dimaksud dengan pelecehan seksual dan apa tindakan kamu jika kamu melihatnya.Tidak mau kan kamu, keluarga, atau teman menjadi salah satu korbannya? Simak aja yang di bawah ini.
Pelecehan seksual itu apa ya?
Pelecehan seksual adalah setiap bentuk perilaku yang mengarah pada seks dan dapat dilakukan seseorang atau sekelompok orang. Wah! Seram juga ya. Namun, tindakan ini tidak disukai atau diharapkan oleh korbannya. Jadi, ada unsur pemaksaan pada tindakan ini.
Contoh dari Pelecehan Seksual Itu Apa?
Banyak sekali! Seperti siulan, lelucon cabul, meraba tubuh korban dengan maksud seksual, atau pemaksaan yang berujung dengan ancaman agar korban bersedia berhubungan seksual. Hiie! Seram!
Asal kamu tahu, tindakan perkosaan adalah tindakan pelecahan yang paling ekstrem! Wah, jangan sampai ya, kamu-kamu menjadi korban atau pun pelakunya!
Apa pelaku perkosaan hanya dilakukan oleh orang yang dikenal sebagai penjahat?
Tentu saja tidak. Perkosaan bisa saja dilakukan oleh orang yang kamu kenal, seperti teman, pacar, atau bahkan anggota keluarga sendiri. Bahkan, pada pasangan suami-istri dapat terjadi perkosaan, jika istri dipaksa untuk melakukan hubungan seksual.
Bagaimana cara mencegahnya?
Mudah saja! Sebab, semua ini tergantung dari sikap kamu sendiri. Kamu harus menunjukkan sikap tegas jika kamu tidak bersedia untuk dilecehkan. Nach, kamu sendiri jangan memancing untuk dilecehkan. Terutama untuk kamu para cewe! Jangan memakai pakaian yang dapat mengundang pelecehan.
Apa tindakan yang harus dilakukan jika kamu melihat pelecehan seksual?
Kamu harus menunjukkan sikap penolakan atau bahkan ancaman terhadap pelaku. Akan lebih baik jika kamu mengajak banyak pihak untuk bersama mengecam pelecehan. Sebab, pelaku pelecehan akan kapok melecehkan jika banyak orang yang tahu dan mengecamnya. Jadi, pada dasarnya pelaku harus diberikan efek jera seperti rasa malu dari masyarakat.
Apa yang harus dilakukan jika terjadi perkosaan?
Segera laporkan ke polisi!
Sarannya, tunjukkan sikap tegas terhadap segala bentuk pelecehan, waspada jika berjalan ditempat sepi, berpakaian yang wajar, dan untuk kamu para cewe alangkah baiknya jika selalu menyediakan senjata di dalam tas, seperti semprotan cabe atau deodoran semprot.
Untuk penjelasan lebih lengkap kamu dapat mengklik video kami bersama Psikolog Fredrick Dermawan Purba di samping ini, Enjoy!:)
*referensi
Hermawan, Didik. 2004. Ngerumpi Seks, Yuk! Solo: Smart Media
Selengkapnya...










